Kembali ke Blog

Cuma 300 Ribuan? Review VortexSeries Mono V2: Gasket Mount + Outemu Silver yang Suaranya 'Thock'

21 Januari 2026 Admin
Cuma 300 Ribuan? Review VortexSeries Mono V2: Gasket Mount + Outemu Silver yang Suaranya 'Thock'

Jujur, agak sedih rasanya... Kalau melihat kamu baru saja checkout keyboard mekanikal 300 ribuan merek sebelah—terutama seri-seri "legendaris" keluaran lama yang dulu sempat hype—tapi belum tahu soal barang ini.

Kenapa?

Karena kemungkinan besar keyboard yang kamu beli itu masih menggunakan sistem lawas: Tray Mount. Rasanya kaku, keras, dan getarannya merambat ke seluruh jari setiap kali kamu menekan tombol.

Padahal, dengan budget yang senilai, VortexSeries Mono V2 sudah menawarkan fitur yang biasanya cuma ada di keyboard harga 1 jutaan: Gasket Mount.

Bayangkan perbedaan rasanya:

  • Tray Mount (Keyboard Lama): Sensasinya seperti mengetuk jari di atas meja batu. Keras dan bikin cepat pegal.
  • Gasket Mount (Mono V2): Papan PCB-nya "dijepit" menggunakan Silicone Gasket Socks, memberikan efek membal yang lembut (flex) saat mengetik.

Singkatnya:

Kalau kamu masih pakai standar keyboard budget lama, kamu rugi bandar. Di harga Rp 300 ribuan, Mono V2 menaikkan standar kenyamanan yang bikin keyboard lama kamu terasa usang seketika.

KENAPA MASALAH INI TERJADI (Rahasia Suara)

Kalau kamu sering nonton video ASMR keyboard dan bermimpi punya suara ketikan seperti raindrops (suara hujan rintik-rintik yang padat), Mono V2 adalah salah satu jalan pintas paling terjangkau untuk mendapatkannya.

Berdasarkan bedah spesifikasi dan pola review para enthusiast, ada dua alasan kenapa suaranya bisa sepadat ini:

1. "Bye-bye" Suara Kopong (Hollow)

Penyakit umum keyboard di kelas harga ini adalah suara gema atau kopong di dalam case. Vortex mengatasi ini dengan cukup agresif. Mereka menjejalkan Advanced 5-Layer Sound Absorption Filling. Ditambah lagi dengan penggunaan Flex Cut PC Plate yang sifatnya lebih menyerap suara dibandingkan pelat besi biasa.

Hasilnya? Suara plastik murahan hilang, digantikan suara yang padat, bulat, dan "berisi".

2. Switch "Ngebut" yang Mulus: Outemu Silver Moon

Lupakan switch biru yang berisik atau switch merah standar. Mono V2 menggunakan Outemu Silver Moon (Linear 5-Pin Switch).

  • Rasanya: Effortless. Karena ini adalah speed switch, jarak tekannya lebih pendek. Jari kamu serasa "terbang" di atas keyboard tanpa perlu menekan terlalu dalam. Sangat cocok buat kamu yang butuh mengetik cepat (coding/nugas) tanpa bikin jari keriting.
  • Suaranya: Mayoritas pengguna sepakat suaranya terdengar "Thock" dan sopan masuk telinga berkat lubrikasi bawaan pabrik.

SIAPA YANG COCOK & TIDAK COCOK

Sebelum kamu FOMO (Fear of Missing Out), pahami dulu profil pengguna keyboard ini supaya tidak salah beli.

✅ COCOK BANGET KALAU KAMU:

  • Budget Hunter: Punya uang pas Rp 300 ribuan tapi mau spek rasa premium.
  • Typist & Coder: Butuh switch ringan (Silver Switch) supaya jari gak cepat pegal saat marathon mengetik.
  • Anti-Ribet: Mau keyboard yang suaranya enak langsung dari dalam kotak (pre-built) tanpa perlu bongkar pasang atau modding lagi.
  • Pencinta Meja Rapi: Ukurannya compact (65%), hemat tempat di meja kecil.

❌ KURANG COCOK KALAU KAMU:

  • Wireless User: Keyboard ini Wired Only (Kabel Type-C Detachable). Kalau kamu butuh koneksi Bluetooth atau 2.4GHz untuk iPad/HP, hindari ini.
  • Heavy Modder: Case-nya menggunakan sistem klip plastik yang cukup sulit dibuka (rawan lecet jika dipaksa). Kalau hobi kamu bongkar keyboard tiap minggu, ini bisa jadi tantangan tersendiri.
  • Butuh Tombol F-Row Fisik: Ini layout 65%. Tidak ada tombol F1-F12 terpisah. Kalau pekerjaanmu bergantung pada tombol F-row (misal sering pakai Excel shortcut), pertimbangkan seri TKL.

REKOMENDASI PRODUK

1. VortexSeries Mono V2 (65%)

Alasan masuk daftar: Saat ini, ini adalah kandidat kuat raja "Value for Money" untuk keyboard 65% di pasar lokal. Peningkatannya signifikan dibanding V1.

Apa kata mayoritas pengguna (Pros):

  • Keycaps Mewah: Tidak lagi pakai ABS licin, tapi sudah PBT Doubleshot Cherry Profile. Sentuhannya lebih bertekstur, premium, dan tulisan tidak akan pudar.
  • Solid & Padat: Kombinasi Gasket Mount dan 5-layer dampener membuat mengetik terasa "mahal". Tidak ada bunyi ping (gema per) yang mengganggu.
  • Fitur Lengkap: Sudah Hotswappable Universal 5 Pin (bisa ganti switch merek apa saja) dan South Facing LED (aman buat ganti keycaps profile apapun tanpa mentok).

⚠️ Catatan Penting (The Catch):

Isu Aksesoris Bawaan: Banyak laporan dari komunitas bahwa Switch/Keycap Puller bawaan kualitasnya kurang optimal dan berisiko menggores body switch atau keycaps kamu jika tidak hati-hati.

Saran saya: Anggap saja puller bawaan itu tidak ada. Sangat disarankan beli puller aftermarket seharga 10-20 ribuan saja demi keamanan aset keyboard barumu.

2. Alternatif: VortexSeries JX Jade / Mono GT-87 (TKL)

Alasan masuk daftar: Solusi buat kamu yang merasa layout 65% terlalu kecil.

Jika kamu merasa hilangnya tombol F-Row dan tombol navigasi lengkap di Mono 65 V2 menyusahkan produktivitas, seri TKL (Tenkeyless) adalah jalan tengah.

Jangan bingung, ini panduan akhirnya:

👉 PILIH Vortex Mono V2 (65%)

Kalau prioritasmu adalah suara dan rasa mengetik terbaik di budget minim, meja sempit, dan tidak masalah dengan kabel.

👉 CARI Tipe Lain

Kalau kamu wajib pakai Wireless/Bluetooth atau butuh tombol F1-F12 fisik (TKL/75%).

Sudah yakin sama pilihanmu?

👉 Bandingkan harga dan toko

Tertarik Produk Ini?

Cek spesifikasi lengkap, perbandingan harga termurah, dan toko terpercaya.

Cek Harga Terbaru